Pemilu Jurnal

BONCEL.XYZ - Pemilu Jurnal:

Pemilu Jurnal – Puji dan puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk kembali mempublikasikan karya ilmiah di bidang pemilu dan demokrasi. Ini Jilid I Nomor 2 Awasia.

Pilkada 2019 dan 2020 telah usai. Peristiwa demokrasi ini mempunyai ciri dan makna tersendiri. Pemilu tahun 2019 merupakan pemilu serentak pertama yang menggabungkan lima surat suara sekaligus, karena pemilu legislatif dan pemilu presiden sebelumnya selalu dilaksanakan secara terpisah, sedangkan pemilukada tahun 2020 merupakan ulangan dari pemilukada serentak tahun 2015 dan pemilukada pertama yang akan berlangsung. . selama pandemi berlangsung.

Pemilu Jurnal

Pemilu Jurnal

Ada banyak cerita dan permasalahan di balik pemilu serentak ini yang bisa diterjemahkan ke dalam ilmu pengetahuan. Melalui Awasia Jilid I Nomor 2, kita berkesempatan untuk berbagi pemikiran, gagasan dan catatan kritis terhadap permasalahan yang mengemuka pada saat Pemilu dan Pilkada. Berdasarkan kewenangan PTUN mengadili masalah hukum pemilu, kewenangan KPU membentuk norma dalam PKPU, bagaimana masyarakat berpartisipasi dalam pemilukada di masa pandemi.

Strategi Marketing Politik Anggota Legislatif Perempuan Pada Pemilu Tahun 2014 Di Kota Baubau

Kami berharap Awasia dapat menjadi wadah bagi penulis untuk melanjutkan karyanya dan bagi pembaca untuk menambah pengetahuan khususnya di bidang pemilu dan demokrasi.

Jurnal Pemilu dan Demokrasi dimaksudkan sebagai wadah berbagi pemikiran mengenai demokrasi di Indonesia, jurnal ini terbuka untuk akademisi, peneliti maupun masyarakat umum. Bavaslu Banten menggagas majalah ini demi demokrasi yang lebih baik dan menurut ketentuan tersebut “kejujuran” merupakan salah satu prinsip penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, prinsip ini harus menjiwai sistem pemilu yang terdiri dari hak pilih (suffrage).

Lihat Juga:  Pemilu Rhoma Irama

Diadopsinya asas “fairness” dalam norma ketatanegaraan mengenai pemilu menunjukkan bahwa perwujudan negara hukum yang demokratis sebagaimana termaktub dalam Pasal 1 UUD 1945 harus dilakukan secara adil. Penyerahan dan pelaksanaan kekuasaan tertinggi negara di tangan rakyat tidak boleh dilakukan secara tidak adil. Dengan kata lain, kemauan atau suara rakyat dalam pemilu tidak boleh diwujudkan melalui transformasi yang curang menjadi kehendak elite, baik dengan kecurangan dalam penyusunan aturan pemilu, maupun dengan menyelenggarakan pemilu dengan cara yang tidak dibenarkan oleh undang-undang dan undang-undang. standar moral.

IDEA mencatat bahwa keadilan pemilu mencakup sarana dan mekanisme yang terkandung dalam tiga unsur, yaitu pencegahan sengketa pemilu (

Realisasi Wacana Penundaan Pemilihan Umum: Manifestasi Kontraindikasi Terhadap Supremasi Konstitusi Dan Demokrasi

Terkait dengan konsep keadilan pemilu yang diuraikan di atas, Ramlan Surbakti mencantumkan tujuh kriteria tambahan yang harus dipenuhi guna mewujudkan pemilu yang adil dan berintegritas. Ketujuh kriteria tersebut adalah: 1) kesetaraan antar warga negara, baik dalam memilih dan menghitung suara, serta dalam pembagian tugas DPR dan DPRD serta pembentukan daerah pemilihan; 2) kepastian hukum yang dirumuskan berdasarkan prinsip pemilu demokratis; 3) persaingan yang bebas dan adil antar peserta pemilu; 4) partisipasi semua pihak yang berkepentingan dalam keseluruhan tahapan pemilu; 5) lembaga penyelenggara pemilu yang profesional, independen dan imparsial; 6) integritas pemungutan, penghitungan, penghitungan dan pembukuan suara pemilih; 7) penyelesaian sengketa pemilu secara adil dan tepat waktu.

Dalam konteks penyelenggaraan pemilu tidak akan pernah lepas dari tahapan-tahapan penting yaitu tahap kampanye, konsentrasi seluruh peserta pemilu dicurahkan pada tahap ini. Ada empat faktor yang berperan penting dalam suatu kampanye, yaitu pasangan calon, program kerja, organisasi kampanye (tim pemenang) dan sumber daya (uang untuk membiayai kampanye). Bahkan seorang ilmuwan politik berpendapat bahwa uang saja tidak cukup, namun uang sangat penting bagi keberhasilan sebuah kampanye. Uang penting karena kampanye mempengaruhi hasil pemilu, dan kampanye tidak akan berjalan tanpa uang.

Lihat Juga:  Beasiswa Luar Negeri Fully Funded

Uang merupakan faktor penting bagi kekuatan politik untuk memperoleh kekuasaan atau tetap berkuasa. Karena uang tidak didistribusikan secara merata, akibatnya kekuasaan juga tidak didistribusikan secara merata di masyarakat. Pertanyaan penting yang perlu ditanyakan adalah “bagaimana dan dari siapa pemilih menerima dana dan bagaimana mereka menggunakan dana kampanyenya. Dana kampanye meliputi seluruh dana yang diterima dan digunakan untuk mengkampanyekan calon/pasangan calon guna membangun elektabilitas.

Pemilu Jurnal

Skema pendanaan kampanye yang dikutip Minan (2013) setidaknya harus mencakup prinsip menjaga kesetaraan pemilih (

Demokrasi Dan Pemilu Kepala Daerah

), serta untuk mencegah sumbangan atau dana ilegal akibat korupsi atau tindak pidana lainnya. Pengorganisasian dana kampanye perlu dilakukan agar pelaksanaan kampanye berjalan efisien dan tidak terjadi persaingan tidak sehat antar pemilih.

Secara empiris, penyelenggaraan pemilu yang berintegritas bukanlah perkara sederhana dan mudah, bahkan upaya mewujudkan pemilu yang berintegritas telah menjadi topik populer dan menjadi perhatian banyak pihak. Kondisi ini tidak lepas dari fakta empiris banyaknya pemilu yang ditandai dengan berbagai kasus kecurangan dan penyimpangan (

Dalam rangka penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan ancaman berbagai bentuk penyimpangan pemilu, jurnal ini secara khusus akan membahas tentang pengawasan dana kampanye, belanja politik yang tinggi, dan politik transaksional. Oleh karena itu, dialektika konsep dan teori akan dibahas secara rinci dari berbagai sumber. Kami berharap pembahasan yang disajikan dalam Jurnal Keadilan Pemilu Jilid 2 kepada para pembaca dapat memberikan kontribusi terhadap wacana pemilu sekaligus menjadi referensi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperbaiki penyelenggaraan pemilu di Indonesia ke depan.

Kaos pemilu, berita pemilu, tentang pemilu, pemilu 2004, undang2 pemilu, hukum pemilu, kampanye pemilu, website pemilu, tahapan pemilu, demokrasi pemilu, pemilu, aplikasi pemilu

Updated: 11 November 2023 — 17:55

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *